• header
  • header

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 2 LAHAT | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMA NEGERI 2 LAHAT

NPSN : 10601348

JL. Jaksa Agung R. Suprapto Telp. (0731) 321278 Kab.Lahat Sumatera Selatan


[email protected]

TLP :


          

Banner

Jajak Pendapat

Statistik


Total Hits : 1061984
Pengunjung : 266219
Hari ini : 126
Hits hari ini : 205
Member Online : 2
IP : 216.73.217.37
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

  • YULIA NOVA (Guru)
    2019-02-19 18:21:30

    Lagi fokus persiapan USBN, UNBK, SNMPTN, dan SBMPTN
  • amat handayani (Guru)
    2016-11-22 00:04:32

    ayo gabung
  • amat handayani (Guru)
    2016-11-22 00:03:15

    5|2
  • ERLY FITHRIANI (Guru)
    2016-11-01 13:23:59

    Trimakasih untuk webnya
  • ARMANIAR (Guru)
    2016-10-13 17:25:54

    3|1
  • ARMANIAR (Guru)
    2016-10-13 17:03:41

    2|1

Pelindung Saat Hujan




Karena letak geografis, Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki iklim tropis. sehingga memiliki dua musim yakni musim hujan dan musim kemarau. Nah, sekarang ini Indonesia sudah masuk di musim penghujan.

Hujan.

Apa sih yang terlintas di kepala kalian ketika mendengar kata hujan?

Banjir, basah, becek, kenangan.

Bukan kenangan yang itu ya tapi genangan. Apalagi kalau hujannya deras. Makanya ada pepatah yang mengatakan sedia payung sebelum hujan. Tapi malas nggak sih bawa-bawa payung ke sekolah? Maka dari itu SMAN 2 Lahat menambah sarana dan prasarana baru bagi warga sekolahnya. Ada yang tau?

Ya benar, atap.

Eitsss, jangan salah. Atap yang ini bukan melindungi kita dari dinginnya sikap doi tapi dari dinginnya air hujan. Apalagi di musim penghujan seperti sekarang, jadi kita tidak perlu basah-basahan lagi waktu sampai ke kelas. Sangat berguna bukan? So, kalian jangan males-malesan lagi ya ke sekolahnya kalau hujan. Jangan jadikan hujan buat kalian datang terlambat dan membolos. Apalagi nunggu hujan reda itu lama tauu.

Sebenarnya rencana pembangunan atap ini atas usul dewan guru sudah sejak bulan Juli 2021 lalu. Namun, terkendala karena banyaknya anggaran yang keluar untuk Ujian Sekolah dan baru sekarang ini dapat terealisasikan. Adapun dana yang dikeluarkan untuk membuat atap ini menghabiskan sekitar 30 juta rupiah yang didapat dari uang komite sekolah. Jumlah ini sebanding dengan manfaat yang dapat dirasakan oleh warga sekolah.

"Dibangunnya atap ini bertujuan agar proses pergantian jam KBM lancar sehingga ketika hujan deras pun, guru tetap dapat menuju kelas yang diajar." ucap Pak Bambang, Waka Sarana dan Prasarana.

Menurut pendapat dari seorang siswa pun, dengan dibangunnya fasilitas atap ini membuat kegiatan belajar menjadi lebih produktif karena intensitas jam kosong berkurang. Dengan demikian, sudah sangat jelas manfaat yang dirasakan oleh semua. Tentunya sangat membantu dalam mobilitas para guru dan siswa sehingga diharapkan partisipasi warga sekolah untuk tetap menjaga sarana dan prasarana sekolah ini dengan baik. Seperti kata pepatah  "Ame dek pacak ngiluk'i,  jangan merusak jadilah." Jadi buat kalian jaga ya sarana dan prasarana sekolah kita. Kalo bukan kita siapa lagi. (ZHA, CJY, dan Fotografer, MYS).



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas